Strategi Swing Trading untuk Forex, Saham atau Aset

Swing trading adalah sebuah strategi trading yang mencoba untuk memperoleh keuntungan dengan waktu trading yang lebih santai dengan periode waktu beberapa hari hingga beberapa minggu. Nah, Strategi ini sangat memanfaatkan momentum pasar yang besar sehingga mengabaikan pergerakan harga (price action) yang kecil.

Sebenarnya, strategi Swing Trading ini dapat digunakan dalam rentang waktu (time frame) berapa saja. Namun jika terlalu cepat atau terlalu lama, karakteristik swing (ayunan) nya akan kehilangan makna. Jadi lebih tepatnya, strategi ini diterapkan pada chart dengan rentang waktu harian sampai mingguan. Diluar itu, bukan Swing Trading lagi.

strategi-teknik-trading-swing


Tiga Tips Melakukan Trading Swing

1. Harus Paham Fundamental: Analisis fundamental adalah analisis sekuritas yang menggunakan data-data fundamental dan faktor-faktor eksternal yang berhubungan dengan perusahaan/ badan usaha tersebut. Data fundamental yang dimaksud adalah data keuangan, data pangsa pasar, siklus bisnis, dan sejenisnya. Sementara data faktor eksternal yang berhubungan dengan badan usaha adalah kebijakan pemerintah, tingkat suku bunga, inflasi, dan sejenisnya.

2. Good in Money Management: Money Management adalah salah satu faktor penting dalam trading forex yang berkaitan dengan pengendalian resiko. Trading adalah bisnis dan dalam bisnis tentu ada resikonya. Berapapun besar modal kita, tentunya kita ingin membatasi besarnya resiko yang mungkin terjadi. Belajar memahami pengendalian resiko dengan benar adalah kunci sukses untuk menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka panjang.

3. Harus Tahu Trend: Sebagai trader swing, anda harus mengetahui kapan memulai trend dan kapan mengakhiri trend karena pada dasarnya swing trading adalah trading yang memakan waktu berhari-hari.


Aturan Melakukan Swing Trading ala Linda Bradford Raschke

  • Jika harga bergerak sesuai dengan posisi, maka pertahankan hingga hari berikutnya. Rencanakan keluar posisi di hari berikutnya pada level dekat poin objektif.
  • Konsentrasi hanya pada satu posisi, masuk atau keluar posisi dalam satu hari. Langkah tersebut dapat mengurangi tekanan mental.
  • Jika posisi masuk tepat, maka pasar akan segera bergerak ke arah yang kita inginkan. Namun mungkin juga menguji posisi masuk (entry point).
  • Pergerakan itu merupakan hal yang biasa.
  • Jika pasar bergerak melawan posisi, segera keluar pada reaksi pertama dan jangan mempertahankan posisi loss hingga hari berikutnya.
  • Jika mengambil posisi long dan harga ditutup flat, artinya harga akan dibuka lebih rendah pada hari berikutnya. Oleh karena itu, segeralah keluar.
  • Gunakan stop loss yang ketat pada swing trading dan stop loss yang lebar pada trend trading.
  • Selalu minimalisasi risiko dan mengincar profit. Jika harga bergerak sesuai dengan perkiraan, segera pindahkan stop loss ke posisi break even.
  • Buka posisi langsung, jangan menempatkan limit order.
Baca juga: