Cara Menentukan Level Support dan Resistance

Belajar Trading dengan Support dan Resistance

Support dan Resistance adalah konsep utama yang digunakan dalam analisis teknis aset, cryptocurrency, dan termasuk trading forex.

Support adalah tingkat harga, di mana tren turun dapat diperkirakan akan berhenti karena konsentrasi permintaan atau minat beli. Ketika harga mata uang turun, permintaan akan mata uang tersebut meningkat, sehingga membentuk zona support. Dan sebaliknya. Zona resistence muncul karena minat jual ketika harga naik.

analisa-support-resistance

Perhatikan pada grafik Bitcoin di atas (April hingga Agustus 2020), bagaimana harga naik, mencapai 10.000 dollar (titik resistensi) dan berbalik ke arah bawah. Itu adalah level di mana kenaikan bertemu dengan resistensi jual. Ini adalah tingkat di mana penjual sekuat dan seagresif pembeli dan menghentikan kenaikan harga. Ketika penjual (penawaran) menjadi lebih kuat daripada pembeli (permintaan), harga turun dari puncaknya yang dalam hal ini 10.000 dollar.

Level resistance menjadi zona resistensi ketika lebih dari satu level resistance terjadi pada harga yang kira-kira sama. Harga jarang naik dan berhenti pada level harga yang hampir sama, tentunya.

Titik support adalah kebalikan dari titik resistance karena merupakan palung tunggal. Ini adalah tempat di mana pembeli menjadi sekuat atau seagresif penjual dan menghentikan penurunan harga.

Konsep support dan resistance mengasumsikan bahwa, di masa depan, harga akan berhenti di level atau zona ini dan mengasumsikan bahwa level SnR ini mewakili penghalang psikologis yang diingat untuk harga.

Juga, setelah level ini ditembus, SnR beralih fungsi yaitu resistance sebelumnya menjadi support dan support yang ditembus akan menjadi resistance baru, dalam konsep penting yang dikenal sebagai polaritas.


Kenapa Support dan Resistance bisa Terjadi?

Pernahkah kamu membeli mata uang, melihatnya turun harga, dan berharap untuk menjualnya sesuai dengan yang kamu bayarkan? Pernahkah kamu menjual mata uang, setelah kamu menjualnya mata uang tersebut naik, dan berharap kamu memiliki kesempatan untuk membelinya lagi? Nah, kamu tidak sendiri. Ada reaksi manusia yang umum, dan mereka muncul berkontribusi di grafik harga dengan menciptakan level support dan resistance.


Psikologis Angka Bulat pada Grafik

Angka bulat sering kali mewakili level support dan resistance. Di sinilah jual beli biasanya meningkat. Kecenderungan trader untuk mencari angka bulat adalah bagian dari psikologi manusia. Ini adalah alasan yang sama mengapa pengecer menggunakan harga seperti $ 19,95 daripada $ 20. Orang-orang secara tidak sadar mengasosiasikan dengan angka 19, bukan 20.


Bagaimana menentukan Support dan Resistance?

Menemukan level kunci seperti ini bisa jadi rumit. Umumnya, area support terbentuk di sekitar harga terendah sebelumnya, sedangkan area resistance terbentuk di sekitar harga tertinggi sebelumnya.

Setelah area support atau resistance diidentifikasi, level harga tersebut dapat berfungsi sebagai titik masuk atau keluar yang potensial. Penembusan harga hingga area atas zona pertahanan mengisyaratkan bahwa penjual sudah kenyang pada level tersebut dan umumnya pembeli menjadi cemas.

Jika zona resistensi lain ada di atas zona yang baru saja ditembus, harga biasanya akan berlanjut hingga zona berikutnya yang lebih tinggi. Dengan demikian, zona resistensi di pasar yang sedang naik dapat menjadi tujuan harga setelah zona resistensi yang lebih rendah tadi ditembus. Begitu sebaliknya, logika ini juga bekerja dengan zona support.

Setiap kali suatu level diuji atau disentuh, tetapi tidak dapat ditembus, pasar menegaskan bahwa itu tidak siap untuk melanjutkan harga lebih jauh. Tetaoi, semakin sering suatu level tersentuh, semakin besar kemungkinan hal itu akan terjadi lagi dan menjadi level support resistance yang kuat.


Cara Menandai Zona Support dan Resistance?

Untuk menggambar zona support dan resistance, cukup memberikan garis horizontal melalui setiap palung (support) atau puncak (resistance) harga yang signifikan. Perpanjang garis ini ke grafik masa lalu yang lebih jauh untuk melihat apakah pergerakan harga sebelumnya berhenti pada tingkat harga yang sama.

Semakin sering level harga menghentikan pergerakan harga sebelumnya, akan menjadi level Support dan Resistance yang kuat di masa depan.


Kesimpulan

Level Support dan Resistance adalah alat penting ibarat sabuk trader. Di sinilah banyak sinyal dan perdagangan terjadi dan SnR cenderung merupakan pengaturan trading sederhana dengan tingkat keberhasilan yang tinggi.

Level kunci ini sering kali ditentukan oleh faktor perilaku (psikologi manusia) dan merupakan indikator yang jelas dari interaksi antara pembeli (permintaan) dan penjual (penawaran), yang pada akhirnya menentukan harga pada pasar Forex.

Baca juga: