Dampak Media Sosial Untuk Bisnismu

Penggunaan media sosial di Indonesia terus bertambah, dan bisnis kamu tidak dapat mengabaikan media sosial. Dalam postingan blog ini, kamu akan belajar bagaimana memilih jaringan media sosial yang paling bagus untuk branding dan pemasaran bisnis kamu, seberapa sering memposting, dan apa yang harus kamu lakukan.

Media sosial tidak akan pernah hilang, yang ada malah penggunaannya makin berkembang.

Kami yakin kamu tahu bahwa kamu memerlukan strategi pemasaran media sosial, tetapi dari mana kamu harus memulainya? Nah, pada postingan kali ini kami akan membahasnya. Berikut rincian langkah demi langkah untuk kamu membangun strategi marketing medsos.



1. Temukan platform Sosial Media yang Tepat

Menemukan platform sosial yang tepat bisa menjadi hal rumit. Industri kamu, target pasar, anggaran (jika kamu bekerja dengan agensi) dan waktu yang tersedia (jika kamu bekerja sendiri) akan menentukan platform mana yang paling cocok untuk bisnis kamu.

Ingin tahu situs jejaring sosial mana yang harus digunakan untuk bisnis kamu? Nah, langkah pertama, kamu harus mencari tahu di mana audiens target kamu menghabiskan waktu mereka.

Mari kita uraikan ini dengan demografi sosial serta popularitas secara keseluruhan.

Rincian Demografis Media Sosial


pemasaran-media-sosial


Siapa yang Menggunakan Facebook?

Hampir semua orang memiliki akun Facebook. Faktanya, 79 persen dari semua pengguna internet aktif di Facebook.

Facebook paling populer di kalangan orang berusia 18-29 tahun (88 persen orang dalam rentang usia ini memiliki akun Facebook). Selanjutnya kelompok umur 30-49 tahun (84 persen) diikuti kelompok umur 50-64 tahun (72 persen) dan kelompok umur 65 tahun ke atas (62 persen).


Demografi Instagram

Dua puluh enam persen pria dan 38 persen wanita menggunakan Instagram.

Berikut ini rincian demografi usia Instagram:

Instagram sangat populer di kalangan orang-orang yang berusia antara 18-29 tahun, tetapi kamu juga dapat menemukan pengguna berusia 30-49 tahun di platform berbagi foto ini. Dan, beriklan di Instagram cenderung cukup sukses. Faktanya, 75 persen pengguna Instagram akan mengambil tindakan (seperti mengunjungi situs web kamu) setelah melihat iklan di Instagram!


Bagaimana dengan Pengguna Twitter?

Banyak pakar sosial terus mengatakan Twitter sudah mati atau sekarat, tetapi 24 persen pria dan 25 persen wanita masih menggunakan Twitter.

Sebagian besar pengguna Twitter berusia 18-29 tahun, jadi jika kamu menargetkan orang yang lebih muda, inilah tempatnya.


Demografi LinkedIn

Meskipun LinkedIn mungkin bukan jaringan sosial terpenting di luar sana, banyak orang menggunakan LinkedIn untuk membangun jaringan, mencari pekerjaan baru, dan merekrut karyawan baru. Faktanya, 31 persen pria dan 27 persen wanita menggunakan situs jejaring profesional ini.

Kamu dapat menemukan orang yang berusia antara 18-49 tahun di LinkedIn. Situs jaringan adalah tempat yang tepat untuk berbagi berita industri, menemukan karyawan, dan mencari peluang jaringan.


Dalam hal popularitas, berikut ini pengelompokan pengguna bulanan untuk setiap situs.

Jejaring Sosial berdasarkan Popularitas

Facebook adalah situs jejaring sosial paling populer sejauh ini, dengan 2,23 miliar pengguna aktif bulanan. Berikutnya disusul dengan platform Instagram dengan 800 juta pengguna, disusul Twitter dengan 336 juta pengunjung bulanan. LinkedIn berada di bawah Twitter, dengan jumlah pengguna 250 juta.


Cara Memilih Platform Media Sosial yang Tepat untuk Bisnis kamu

Begitu kamu tahu di mana target audiens kamu berada, kamu tahu bahwa kamu harus menggunakan jejaring sosial tersebut untuk menjangkau mereka.

Contoh : Misalkan kamu menjalankan komunitas pensiunan yang menargetkan lansia di daerah kamu. Facebook menjangkau lebih banyak manula daripada platform lain dan memiliki lebih banyak pengguna daripada yang lain. Kamu harus mulai dengan fokus pada pemasaran Facebook.

Catatan terakhir tentang memilih situs pemasaran media sosial kamu: Lebih baik berfokus pada melakukan yang terbaik hanya pada beberapa situs daripada mencoba berada di mana-mana dan gagal sama sekali karena kamu mencoba melakukan terlalu banyak sehingga bisa memecah fokus kamu.

Dan, jika kamu melihat demografi dan popularitas, jelas bahwa sebagian besar bisnis harus memiliki, setidaknya, akun Facebook.

Sekarang, setelah kamu tahu di mana harus membangun branding, mari kita bicara tentang seberapa sering kamu harus memposting di media sosial.

2. Cari tahu Seberapa Sering Memposting di Jejaring Sosial

Seberapa sering kamu harus memposting di Facebook, Instagram, Twitter, dll, berikut rekomendasi dari kami:

  • Facebook - dua posting setiap hari atau bisa dengan 10 posting seminggu
  • Instagram - sekali sehari
  • Twitter - 3-5 kali sehari
  • LinkedIn - sekali sehari

Sebisa mungkin setiap kali posting selalu pada jam yang dikonsisten.


3. Apa yang Harus kamu Posting di Media Sosial?

Media sosial adalah tempat yang tepat untuk menjaga bisnis kamu tetap segar di benak konsumen kamu dan menampilkan layanan, produk, dan promosi terbaik kamu. Namun perlu di ingat bahwa kamu tidak boleh selalu melakukan posting promosi.

Jika kamu terlalu banyak berbicara tentang bisnis kamu dan terus mendorong penjualan, kamu sangat mungkin akan kehilangan pengikut karena orang akan merasa bosan dan seperti kamu mengirim spam diberanda mereka.

Cara untuk menghindarinya adalah dengan memposting campuran konten asli dan hasil kurasi.

Jenis konten asli apa yang harus diposting bisnis kamu di media sosial?

Berikut beberapa ide untuk postingan sosial media yang akan mendorong keterlibatan pengikut dan lalu lintas ke situs web kamu:

  • Promosi konten terbaru atau saat ini
  • Foto dan video di balik layar aktifitas bisnis kamu/karyawan kamu
  • Liburan anggota/karyawan bisnis kamu
  • Posting blog jika bisnis kamu memiliki blog
  • Diskon eksklusif untuk pengikut
  • Foto produk baru, tampilan, dll

Dan, ingat, jangan membuat semuanya tentang bisnis kamu. Taburkan beberapa konten yang sedikit personal untuk memecah kebosanan postingan medsos kamu.


4. Bagaimana Mengoptimalkan Profil Media Sosial kamu untuk Pencarian Lokal

Pastikan untuk mengoptimalkan profil sosial media kamu untuk pencarian lokal.

Meskipun kamu akan menghadapi batasan karakter di beberapa profil, situs web seperti Facebook memungkinkan kamu bisa menambahkan banyak informasi dari bisnis kamu! Jika kamu dapat memasukkannya untuk menambahkan NAPUE (Business Name, Address, Phone, URL situs web, dan Email).

Jangan lupa untuk menambahkan kata kunci (keywords) ke profil kamu bila memungkinkan.

Jangan mengisi profil kamu dengan terlalu banyak kata kunci, tetapi pastikan untuk menambahkan nama dan kategori bisnis kamu, misalnya tempat pizza, komunitas pensiun, kafe kucing.


Kesimpulan Akhir

Pemasaran media sosial adalah cara yang bagus untuk menargetkan konsumen di platform yang sudah mereka gunakan setiap hari.

Media sosial bukan hanya sesuatu yang dapat kamu atur dan kamu tinggal begitu saja. Jika kamu mengabaikan pengikut kamu, mereka akan berhenti mengikuti atau melupakan bisnis kamu.

Kamu harus mempertahankan kehadiran kamu dan selalu aktif, jadi pastikan kamu memposting dan berinteraksi dengan pengikut kamu secara teratur.

Baca juga: