Pentingnya Leadership Skill untuk Pemimpin

Leadership Skill Pemimpin

Apa yang membuat seseorang menjadi pemimpin yang baik? Ini adalah pertanyaan yang dapat dijawab dengan berbagai opsi, tetapi skill leadership mempunyai beberapa hal paling penting untuk dimiliki seorang pemimpin.

Terlepas dari bagaimana kamu mendefinisikan seorang pemimpin, hasil akhirnya dapat dilihat dari keberhasilan dan kegagalan sebuah tim yang dipimpin. Dalam postingan kali ini, kami membahas lima skill leadership yang perlu dikuasai seorang pemimpin, yang kami yakini dapat memisahkan antara pemimpin yang baik dan yang kurang baik.


leadership-skill-adalah


1. Komunikasi

Kata-kata memiliki kekuatan yang luar biasa untuk memotivasi dan menginspirasi tim, tidak hanya ketika diucapkan tetapi juga ketika ditulis dan didengarkan, jadi tidak mengherankan jika kita mengatakan bahwa komunikasi adalah salah satu keterampilan yang paling mendasar, namun sangat penting jika itu dilakukan oleh seorang pemimpin yang baik.

Faktanya, menurut Center for Creative Leadership, "Mengkomunikasikan informasi dan ide, secara konsisten dinilai menjadi keterampilan paling penting bagi para pemimpin untuk sukses."

Sebagian besar komunikasi yang berhasil juga harus melibatkan menjadi pendengar yang baik secara aktif. Itu membuat anggota tim merasa lebih dihargai dan menciptakan lingkungan kerja yang jauh lebih positif dan terbuka. Oleh karena itu, sebagai seorang pemimpin, sangat penting untuk membangun arus komunikasi yang stabil dengan menyediakan diri kamu untuk mendiskusikan masalah dan berbagai kekhawatiran dengan para karyawan kamu.

Komunikasi menjadi alat yang ampuh juga meluas untuk mendorong diskusi antara anggota tim, membangun kepercayaan dan menyampaikan visi jangka panjang untuk pada akhirnya memungkinkan kesuksesan tim kamu.

Di dunia kita yang terus berubah, serba cepat, dan sering menantang, para pemimpin harus mampu "berpikir out of the box" dan memilih untuk membuat keputusan kreatif yang belum tentu memiliki jawaban yang jelas. Ini termasuk belajar untuk mendekati dan memecahkan masalah dengan cara non-tradisional dan menggunakan pemikiran kritis, imajinasi, observasi dan pikiran terbuka untuk menyampaikan solusi dan ide inovatif.

Untuk terus maju di dunia yang berubah dengan cepat saat ini, seorang pemimpin harus mempunyai kreatifitas dan inovasi pada saat yang bersamaan. Pemikiran kreatif dan berinovasi terus-menerus adalah hal yang membuat kamu dan tim kamu lebih menonjol dari yang lain. Berpikirlah out of the box untuk menghasilkan ide-ide unik dan mengubah ide lalu menjadikan tujuan itu menjadi kenyataan.

Steve Jobs pernah berkata, "Inovasi membedakan antara seorang pemimpin dan pengikut."

Dia adalah pemimpin yang mempunyai otak super yang meluncurkan dua perusahaan paling berharga dan kreatif di zaman modern bersama Apple dan Pixar, dia tidak mencapai kesuksesan tersebut dengan mengikuti semua aturan yang ada.

Tetapi bagaimana jika semuanya berjalan tidak sesuai harapan?

Sebagian besar karyawan akan terkesan dan terinspirasi oleh seorang pemimpin yang tidak selalu memilih opsi aman untuk menemukan apa yang benar-benar berhasil untuk tim dan organisasi mereka.

Bagaimanapun juga tanpa kegagalan, tidak akan ada kesuksesan!

3. Motivasi

Pemimpin perlu menginspirasi timnya untuk bekerja ekstra, itulah sebabnya penting untuk mengelola orang dan hubungan relasi, bisa dikatakan jauh lebih diutamakan daripada tugas. Ini bukan berarti mengatakan bahwa tugas tidak penting, tetapi sebagian besar peran sebagai pemimpin yang baik adalah untuk memotivasi dan memberi inspirasi orang lain untuk melakukan tugas dengan baik.

Pemimpin harus mempelajari apa yang memotivasi karyawan atau anggota tim mereka untuk mendorong produktivitas dan semangat dan ini hanya datang dengan cara mengenal mereka.

Ada sejumlah cara untuk memotivasi anggota tim kamu, yaitu dengan membangun harga diri karyawan melalui pengakuan dan penghargaan, atau dengan memberi karyawan tanggung jawab baru untuk meningkatkan investasi mereka di bisnis kamu.

Dengan memastikan kamu memiliki tim yang termotivasi di belakang kamu, akan lebih mudah untuk mendelegasikan tugas sambil memberikan kejelasan dan arahan yang jelas, untuk memastikan bahwa anggota tim kamu mempunyai alasan mengapa mereka ingin mengikuti arahan kamu, yang pada gilirannya dapat memotivasi mereka untuk bekerja keras.


4. Positif

Sikap positif bisa sangat bermanfaat.

Menciptakan ruang di mana karyawan merasa dihormati dan diperhatikan akan mendorong hubungan interpersonal dan sikap ramah untuk berkembang di antara rekan kerja.

Kegiatan membangun tim yang sederhana, penghargaan dan pengakuan atas prestasi tim dan individu membantu mengembangkan suasana positif dan meningkatkan moral di antara anggota tim.

Jika karyawan merasa bahwa mereka bekerja di lingkungan yang positif, mereka akan cenderung ingin terus bekerja, dan oleh karena itu akan lebih bersedia meluangkan waktu lama saat kamu butuhkan.

Satu hal lagi yang merupakan sifat yang bagus, jika kamu dapat menertawakan diri sendiri ketika sesuatu tidak berjalan sesuai rencana, ini akan membantu menciptakan lingkungan kerja yang bahagia dan sehat, bahkan jika itu periode sibuk dan penuh tekanan.


5. Feedback atau Umpan Balik

Jika kamu ingin menjadi pemimpin yang baik, kamu harus siap memimpin di semua bidang, termasuk yang tidak mudah. Dengan visi futuristik, penting untuk menyampaikan feedback dengan cara yang positif dan kreatif dengan mengajari karyawan cara meningkatkan pekerjaan mereka dan membuat keputusan sendiri. Kamu harus bisa menilai kapan harus menjadi pendengar, kapan harus berpikir dan kapan harus memutuskan.

Bersikap terbuka untuk menerima feedback sendiri membantu anggota tim untuk lebih menghormati kamu sebagai pemimpin dan ini juga akan memastikan bahwa kamu merasa lebih percaya diri mendelegasikan tugas kepada anggota tim kamu. Pada akhirnya, anggota tim kamu juga akan lebih menghormati kamu karena menerima feedback dari mereka dan mendengarkan apa yang mereka katakan.

Gaya kepemimpinan yang baik masih ada begitu banyak dan ini hanyalah cuplikan dari beberapa keterampilan inti yang diperlukan untuk peran tersebut. Yang terpenting adalah menjadi diri sendiri, mengetahui kepribadian kamu sendiri sehingga kamu bisa menjadi autentik dalam memilih cara untuk berinteraksi dengan orang lain dan cara menggunakan otoritas kamu dengan sebaik-baiknya.

Ilmu Lainnya: