Apa Itu Personal Branding? Contoh Personal Branding

Kami akan memberi satu pertanyaan dan kami menginginkan kamu memikirkannya sejenak.

Karena apa orang mengenal kamu?

Jika ada orang menyebutkan nama, bisnis, atau merek kamu, hal apa yang pertama kamu ingin dengar dari mereka?

Beberapa orang bisa menjawab pertanyaan tadi dengan hanya hitungan detik, sementara banyak orang lainnya mungkin membutuhkan waktu lebih bahkan seumur hidup untuk mengetahui jawabannya.

Kami akan memulai artikel ini dengan pernyataan bahwa personal branding sebenarnya bukan hanya untuk seseorang yang sudah mempunyai bisnis.

Sangat penting personal branding bagi influencer, pelatih bisnis, atau seseorang yang mau membagi pengetahuannya dengan banyak orang. Tidak peduli apa kamu ingin dikenal orang sebagai pebisnis, host event, atau sebagai artis sekalipun, dari semua jawaban tersebut, tidak ada satupun yang salah.

Jika kamu memang ingin menjadi berpengaruh di lingkungan yang kamu target, membuat suatu strategi branding adalah cara yang tepat untuk memulainya.

Kami akan memulainya dengan membahas definisi personal branding, kemudian membahas lebih dalam tentang pentingnya memiliki nama merek pribadi secara online.

Banyak dari orang berpikir bahwa personal branding hanya tentang nama dan logo, tapi sebenarnya tidak hanya itu.


Jadi, Apa Itu Personal Branding?

Personal branding adalah praktek promosi orang dan atau karier mereka sebagai suatu merek.

Itu adalah proses yang panjang untuk pengembangan dan tindakan mempertahankan sebuah reputasi dari nilai individu, kelompok, atau organisasi.

Sementara beberapa tindakan untuk bantuan dari diri sendiri hanya fokus untuk meningkatkan kemampuan diri, branding pribadi mendefinisikan kesuksesan nyata sebagai suatu bentuk tampilan diri. Merek pribadi kamu adalah cara kamu memperkenalkan diri sendiri.

Itu suatu kombinasi unik dari keterampilan, pengalaman, serta kepribadian yang kamu inginkan untuk diperlihatkan kepada orang lain.

Personal branding adalah cerita kisah dari diri kamu untuk kesan yang diperoleh seseorang dari reputasi kamu.


personal_branding_adalah


1. Buat Konten Yang Memiliki Tujuan

Banyak orang yang sudah sukses membangun personal branding mereka akan memberi tau kamu cara yang baik untuk menarik perhatian banyak orang dan pembeli ke merek pribadi milik kamu, cara adalah dengan menulis dan berbagi konten ke platform promosi kamu setiap saat.

Mereka akan memberitau kamu untuk konsisten membuat lebih banyak konten diplatform yang kamu pilih, dan pada akhirnya kamu bisa tumbuh menjadi merek yang berpengaruh.

Kami telah banyak melihat strategi yang gagal berkali-kali.

Itu juga salah satu keluhan terbesar dan paling umum yang sudah kami dengar dari banyak bisnis dan merek dari semua ukuran bisnis. Mereka menghabiskan banyak waktu untuk membuat konten fresh, tetapi tidak ada yang melihatnya atau berinteraksi dikontennya, sebenarnya ini peluang bagi kamu untuk memulainya.

Tentu saja, setiap bisnis atau influencer harus membuat konten baru di beberapa titik bisnisnya, tetapi kamu tidak menginginkan saat sudah terbiasa membuat konten dengan konsisten tapi pada akhirnya hanya beberapa yang melihat dan berinteraksi dikonten kamu.

Ada hal yang dapat bekerja lebih baik, yaitu ketika kamu memiliki strategi konten dan anggaran untuk promosi konten yang sebelumnya sudah kamu buat (selama itu masih sejalan dengan visi dan tujuan kamu). Kamu hanya perlu membuat lebih banyak audiens kamu melihat dan berinteraksi dengan konten yang sudah kamu buat.

"Jika kamu ingin memposting sesuatu secara online, kamu harus bersedia mengeluarkan uang untuk mempromosikannya, dan jika kamu tidak bersedia mengeluarkan uang untuk itu, kamu tidak boleh membuang waktu untuk mempostingnya."

Setiap konten yang kamu buat harus dibuat dengan anggaran seminim mungkin serta memiliki tujuan tertentu untuk mengurangi pembekakan dana.

Tidak jadi masalah jika kamu membuat postingan blog, tweet, instagram story atau video youtube, yang pasti kamu harus selalu meluangkan waktu untuk menampilkan konten kamu di hadapan orang yang tepat pada waktu yang tepat.

Penting juga untuk menunjukkan kepada orang-orang jenis konten yang mereka minati, maksudnya konten yang bukan kamu sendiri pikir mereka inginkan, jadi cobalah riset tentang target pasar kamu.

Jika kamu tidak tau siapa target ideal kamu atau jenis konten apa yang ingin target kamu lihat, klik analisa pasar.


2. Bersikap Konsisten, Berinterkasi dan Melayani

Saat membangun reputasi merek pribadi, penting agar platform media sosial kamu konsisten memposting konten, menarik secara visual, dan sinkron dengan target pasar kamu.

Tidak peduli di platform media sosial mana kamu harus siap berinteraksi dan melayani audiens kamu.

Temukan bidang di mana kamu bisa menawarkan sesuatu yang menarik banyak orang dan kemudian menjadi pemimpin pemikiran mereka yang paling berpengaruh dan berwibawa di bidang tersebut.

Kamu harus melayani audiens setiap hari dengan memberi mereka konten gratis dan melakukannya dengan bersemangat.

Apa pun bidang yang coba kamu pilih, pertahankan, dan konsistenlah pada ruang tersebut.

Cobalah untuk tidak membuat audiens kamu bingung dengan postingan yang memiliki pendapat berlebihan tentang suatu topik.

3. Temukan Proposisi Penjualan yang Unik

Kamu harus pandai menemukan apa yang unik dan spesial dari merek kamu, yang nantinya bisa membuat kamu terlihat lebih menonjol dari persaing.

Ada salah satu contoh merek yang iconic dalam sejarah yang sukses besar dengan memanfaatkan personal branding.

Coca-Cola adalah salah satu bisnis yang pertama kali memanfaatkan personal branding dengan memasukkannya ke dalam strategi pemasaran mereka.

Merek menciptakan identitas yang dibangun di sekitar nilai-nilai kegembiraan, pengalaman, komunitas, dan kebahagiaan. Terlepas dari bagaimana dunia periklanan telah berubah selama bertahun-tahun, nilai utama dan fokus perusahaan tersebut tetap sama selama lebih dari 100 tahun.

Mereka mengerti bahwa jika ingin menarik perhatian para audiens, mereka harus menjual tidak hanya produk tetapi juga pengalaman. Dan hal tersebutlah yang membedakan mereka dari semua pesaing lainnya.

Jika kamu belum memiliki merek pribadi dan ingin membuatnya, berikut adalah beberapa pertanyaan yang perlu kamu jawab:

  1. Bagaimana merek kamu akan membuat orang emosional?
  2. Apa yang membuatmu berbeda?
  3. Apa keyakinan kamu dan nilai inti dari merek kamu?
  4. Jenis budaya perusahaan seperti apa yang akan kamu terapkan?
  5. Keahlian apa yang akan kamu tawarkan?
  6. Apa pesan kamu?
  7. Siapa orang atau pelanggan ideal kamu?
  8. Bagaimana pengaruh kamu?
  9. Apakah produk, layanan, atau merek kamu memberikan transformasi kepada orang-orang?
  10. Masalah apa yang bisa produk, layanan, atau merek pecahkan?
  11. Apa yang menjamin kesuksesan dan kegagalan bagi kamu?
  12. Apakah kamu menguasai di bidang tersebut?

Mengapa Membangun Personal Branding Penting?

Saat kamu konsisten menyiapkan konten dan berbagi potongan nilai kamu dengan audiens di seluruh media sosial, nantinya kamu akan melihat hasilnya dengan bertambah lebih banyak orang secara aktif berinterksi, mengikuti, dan membagikan konten kamu.

Lama kelamaan kamu akan membangun sebuah komunitas untuk orang-orang yang berpikiran sama yang menghargai keterampilan kamu dan melihatnya sebagai orang yang berpengaruh dalam bidang tersebut.

Begitu sudah menemukan pengikut ideal kamu, saat itulah kamu mulai bisa menghasilkan uang dan mencapai tujuan kamu.


Membangun Kepercayaan Dengan Orang yang Penting

Dalam hal berbisnis dengan seseorang secara online, suatu penelitian telah menunjukkan bahwa 70-80% orang menggali informasi terlebih dahulu tentang merek, layanan, atau produk sebelum mereka memutuskan untukmelakukan transaksi.

Itulah salah satu yang menjadi alasan kenapa personal branding benar-benar sangat penting!

Karena saat ini media sosial sudah menjadi salah satu tempat yang dipenuhi dengan banyak informasi, hampir semuanya bisa ditemukan secara online, jadi pastikan bahwa kamu membangun merek dengan reputasi baik.

Konsistensi adalah salah satu faktor terpenting dalam upaya membangun kepercayaan dengan banyak orang.


Kesimpulan

Personal branding akan lebih membantu kamu menonjol daripada orang lain.

Personal branding memberi kamu kesempatan untuk menunjukkan kepada klien saat ini dan calon klien dimasa mendatang.

Kunci dalam membangun personal branding yang sukses dan menjadi benar-benar berpengaruh adalah konsistensi.

Baca juga: