Manfaat Lidah Buaya atau Aloe Vera

Lidah buaya adalah tanaman yang sangat populer dan telah banyak digunakan manusia sejak ribuan tahun lalu.

Aloe vera atau Aloe barbadensis , adalah tanaman tebal bertangkai pendek yang menyimpan air di daunnya. Lidah buaya dikenal dengan daun hijaunya yang tebal, berbentuk meruncing, dan berdaging, yang dapat tumbuh hingga panjang sekitar 30 hingga 50 sentimeter.

Setiap daun mengandung jaringan berlendir yang menyimpan air. Daun yang berisi air ini adalah gel yang banyak di manfaatkan banyak orang sebagai bahan produk lidah buaya. Tanaman ini paling di kenal dimanfaatkan sebagai perawatan kecantikan dan untuk mengobati luka kulit, tetapi juga memiliki berbagai khasiat lain yang berpotensi bermanfaat bagi kesehatan.

Di artikel kali ini kami menyajikan delapan khasiat lidah buaya yang potensial bagi kesehatan. Dan juga mencakup beberapa risiko terkait dengan penggunaan yang tidak tepat.

Manfaat Lidah Buaya Untuk Kesehatan

Khasiat-lidah-buaya

1. Mengandung Senyawa Positif Untuk Kesehatan

Berbagai industri kosmetik, farmasi, dan makanan menggunakan lidah buaya secara ekstensif sebagai bahan dari produknya. Hal tersebut membuktikan jika tanaman ini memiliki banyak manfaat.

Gel pada lidah buaya mengandung sebagian besar senyawa bioaktif yang terdapat di dalam tumbuhan termasuk vitamin, mineral, asam amino, dan antioksidan yang jelas-jelas memiliki berbagai keunggulan di bidang kesehatan.


2. Lidah Buaya Memiliki Sifat Antioksidan dan Antibakteri

Antioksidan penting untuk kesehatan tubuh. Gel yang terdapat pada lidah buaya mengandung anti-oksidan tinggi yang termasuk dalam keluarga besar zat yang dikenal sebagai polifenol.

Polifenol ini, bersama dengan beberapa senyawa lain dalam lidah buaya dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri tertentu yang bisa menyebabkan infeksi pada manusia.

Lidah buaya dikenal karena sifat antibakteri, antivirus, dan antiseptiknya. Karena alasan itulah lidah buaya di peruntukkan sebagai penyembuhan luka dan mengobati masalah kulit.


3. Mempercepat Penyembuhan Luka

Banyak orang sering menggunakan lidah buaya sebagai obat topikal, mengoleskannya ke bagian kulit yang terluka dari pada mengonsumsinya. Faktanya, minyak kelapa memiliki sejarah panjang dan lebih umum dalam penggunaan untuk mengobati luka terutama luka bakar, termasuk sengatan matahari. Padahal, lidah buaya juga sangat baik dalam melindungi kulit.

Penelitian menunjukkan bahwa lidah buaya menjadi pengobatan topikal yang efektif untuk luka bakar tingkat rendah dan sedang.

Dari tinjauan studi eksperimental menemukan bahwa lidah buaya dapat mengurangi waktu penyembuhan luka bakar sekitar 9 hari lebih cepat di bandingkan dengan pengobatan konvensional. Ini juga dapat membantu mencegah warna kemerahan pada kulit, gatal, dan infeksi.

Bukti bahwa lidah buaya membantu menyembuhkan jenis luka lain tidak meyakinkan, tetapi penelitiannya sangat menjanjikan.


4. Mengurangi Plak pada Gigi

Kerusakan gigi dan penyakit gusi adalah masalah kesehatan yang sangat umum terjadi. Salah satu cara terbaik untuk mencegah kondisi ini adalah dengan mengurangi penumpukan plak, atau bakteri pada gigi.

Dalam studi obat kumur terhadap 300 orang sehat, para peneliti membandingkan 100% jus lidah buaya murni dengan bahan obat kumur standar chlorhexidine. Setelah 4 hari penggunaan, obat kumur lidah buaya ternyata sama efektifnya dengan chlorhexidine dalam mengurangi plak gigi.

Studi lain menemukan manfaat serupa dari obat kumur lidah buaya selama periode 15 hingga 30 hari.

Lidah buaya efektif membunuh bakteri penghasil plak Streptococcus mutan di mulut, serta jamur Candida albicans


5. Membantu Mengobati Sariawan

Hampir setiap orang mengalami sariawan di dalam hidup mereka. sariawan biasanya muncul di area bibir, di dalam mulut yang berlangsung selama sekitar satu minggu

Penelitian telah menunjukkan bahwa pengobatan yang menggunakan bahan lidah buaya dapat mempercepat penyembuhan sariawan. Misalnya, dalam studi 7 hari terhadap 180 orang dengan ulkus mulut berulang, mengoleskan tambalan lidah buaya ke area tersebut efektif dalam mengurangi ukuran ulkus. Tetapi, penggunaan lidah buaya tidak mengungguli pengobatan ulkus konvensional seperti kortikosteroid.

Dalam penelitian lain kandungan lidah buaya tidak hanya mempercepat penyembuhan sariawan tapi juga mengurangi rasa sakit yang di akibatkan luka pada mulut.


6. Mengatasi Sembelit

Lidah buaya juga dapat membantu mengatasi masalah sembelit. Kali ini yang memberikan manfaat, bukan gelnya melainkan bagian lain yaitu lateks. Lateks adalah residu berwarna kuning dengan tekstur lengket yang ada tepat di bawah kulit daun.

Senyawa inti yang bertanggung jawab memberikan efek ini disebut aloin atau barbaloin, yang memiliki efek pencahar yang alami. Tapi, untuk penggunaannya sebagai pencahar sangat tidak di sarankan dalam rentang waktu yang sering.

Selain populer untuk masalah sembelit, lidah buaya tampaknya tidak efektif melawan kondisi pencernaan lainnya, seperti sindrom iritasi usus besar atau penyakit radang usus.


7. Dapat Memperbaiki Sel Kulit dan Mencegah Keriput

Ada beberapa bukti awal yang menunjukkan bahwa gel lidah buaya topikal dapat memperlambat penuaan pada kulit. Dalam sebuah studi tahun 2009 terhadap 30 wanita di atas usia 45 tahun yang mengonsumsi gel lidah buaya oral meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh dan meningkatkan elastisitas kulit selama jangka waktu 3 bulan.

Ulasan lain juga menunjukkan bahwa lidah buaya dapat membantu mempertahankan tingkat kelembapan kulit dan meningkatkan integritas kulit, yang dapat bermanfaat bagi kondisi kulit kering.


8. Menurunkan Kadar Gula Darah

Sebagian orang menggunakan lidah buaya sebagai obat diabetes. Ini karena senyawa pada lidah buaya yang meningkatkan sensitifitas insulin dan membantu meningkatkan kontrol gula darah. Tinjauan terhadap delapan penelitian menemukan bahwa lidah buaya dapat bermanfaat bagi penderita pradiabetes atau diabetes tipe 2 karena efeknya pada kontrol glikemik. Namun, kualitas penelitian yang ada tidak ideal, sehingga para ilmuwan saat ini tidak merekomendasikan penggunaan lidah buaya untuk tujuan ini.


Resiko

Lidah buaya adalah obat yang aman dengan sedikit efek samping yang telah di ketahui.

Konon, penggunaan lidah buaya secara oral dapat menyebabkan kram perut atau diare karena efek pencahar yang dimilikinya. Beberapa, ada juga laporan kerusakan hati yang terkait dengan penggunaan suplemen lidah buaya jangka panjang.

Baca juga:

Ringkasan

Lidah buaya memiliki berbagai khasiat terapeutik, terutama sebagai salep untuk kulit dan gusi. Orang dapat menggunakan gel lidah buaya dalam kemasan atau mengambilnya langsung dari daun tanaman lidah buaya. Pilihan oral harus mengandung ekstrak daun lidah buaya tanpa warna untuk meminimalisir risiko.

Sebagai saran, selalu konsultasikan dengan dokter sebelum memutuskan untuk menggunakan produk lidah buaya sebagai pengobotan suatu kondisi.


Salam hangat, Terimakasih.