Manfaat Jahe Untuk Kesehatan

Khasiat Jahe

Jahe adalah rempah-rempah yang biasa di jadikan bahan masakan dan beraroma khas, jahe juga bisa di gunakan sebagai wedang atau minuman penghangat tubuh terutama pada musim dingin. Tetapi sejak zaman kuno jahe juga sudah di pergunakan sebagai tren kesehatan yang banyak di manfaat dan umumnya di olah menjadi minuman hangat untuk pencernaan. Selain itu jahe juga sering di gunakan sebagai bahan tambahan olahan kue maupun roti.

Jahe sebenarnya adalah akar tanaman yang termasuk dalam jenis buah dari suku Zingiberaceae (temu-temuan) dengan nama latin Zingiber officinale Rosc. Tanaman ini memiliki rasa khas sedikit pedas dari senyawa keton yang bernama zingeron.

Di Indonesia sekoteng, bandrek, dan wedang jahe merupakan minuman yang digemari karena mampu memberikan rasa hangat di malam hari, terutama di daerah pegunungan.

Tidak hanya lezat, tanama ini juga memiliki beberapa manfaat kesehatan yang luar biasa. Jahe secara umum dikenal sebagai karminatif atau zat yang menenangkan saluran usus, juga jahe diketahui memiliki efek anti-inflamasi. Jahe juga merupakan sumber fitonutrisi yang baik atau senyawa yang diproduksi secara alami pada tumbuhan. Jahe sendiri bukanlah sumber nutrisi tertentu, tumbuhan ini mengandung fitokimia yang ditemukan dalam kondisi segar dan kering.

manfaat-jahe-untuk-kesehatan
Source: Logopitplus

Beberapa Manfaat dari Jahe

1. Mengatasi Radang Sendi

Jahe dapat membantu mengatasi masalah pada lutut.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada penderita osteoartritis ditemukan bahwa jahe segar dapat membantu menurunkan rasa sakit dan kecacatan akibat radang sendi. Karena ini adalah kondisi ke ausan, peneliti mungkin menemukan bahwa jahe dapat membantu meredakan nyeri lutut dan tentu itu jauh lebih aman, dari pada mengonsumsi obat non-steroid, anti-inflamasi.


2. Meredakan Masalah Pencernaan

Jahe dapat membantu meningkatkan sistem pencernaan secara umum, jahe dapat mengatasi berbagai masalah pencernaa mulai dari diare hingga sembelit, yang dapat memengaruhi aktifitas kamu.


3. Meningkatkan Motilitas Lambung

Jahe sudah terbukti membantu meningkatkan motilitas pada lambung, yang pada dasarnya berarti bisa membantu pergerakan makanan dari mulut ke usus besar.


4. Membantu Mengobati Migrain

Jahe juga terbukti membantu mengurangi nyeri migrain, dengan aromanya yang khas dapat mengurangi rasa nyeri pada migrain. Selain itu, senyawa anti-inflamasi pada jahe juga membantu meredakan migrain dengan kombinasi fitonutrisi yang ada pada jahe.


5. Jahe Dapat Mengurangi Rasa Mual

Jahe memiliki sifat anti-emetik yang dapat meningkatkan pengosongan makanan yang masuk dari lambung ke usus halus. Pada dasarnya, jahe memang memiliki fungsi untuk meningkatkan kesehatan saluran pencernaan secara umum, yang dapat membantu meredakan mual.


6. Dapat Mengatasi Kram Menstruasi

Jika PMS (premenstrual syndrome) mengganggu aktifitas kamu seha-hari, jahe jadi pilihan yang pas dengan kemudahan mendapatkannya sebagai alternatif untuk membantu mengatasi PMS yang menyiksa.

Beberapa penelitian yang di lakukan menunjukkan bahwa jahe berkemungkinan lebih efektif dalam mengurangi rasa sakit selama tiga hingga empat hari pertama siklus menstruasi.


7. Jahe Dapat Mengurangi Peradangan

Senyawa anti-inflamasi yang ditemukan dalam jahe seperti gingerol dan shogaols dapat membantu dalam membantu pemulihan setelah mengkonsumsi jangka panjang bahan kimia inflamasi yang menetap di dalam tubuh.

Untuk mendapatkan manfaat jahe dengan maksimal, kamu tidak perlu konsumsi terlalu banyak. Biasanya, takaran rata-rata adalah sekitar 2-4 gram jahe asli per hari atau sekitar 3cm ruas lengkuas, untuk membantu meredakan mual dan ini tidak termasuk olahan jahe lainnya.

Baca juga:

Berbagai bentuk jahe yang sudah di olah beredar dipasaran, tetapi sebelum membeli olahan jahe maupun suplemen jahe baiknya kamu berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli kesehatan, karena di khawatirkan kandungan tertentu pada jahe dapat mengganggu pengobatan lainnya.

Salam hangat, Terimakasih